Art Original
Tinjauan Yuridis Terhadap Wanprestasi Koperasi Simpan Pinjam (ksp) Makmur Mandiri Cabang Perawang Berdasarkan Undangundang No. 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian Di Desa Perawang Kabupaten Siak
Koperasi Simpan Pinjam (KSP) berperan penting dalam membantu anggotanya memperoleh pinjaman dengan syarat yang lebih ringan dibandingkan lembaga keuangan lainnya. Namun, dalam praktiknya, sering terjadi wanprestasi atau pelanggaran terhadap perjanjian pinjam-meminjam yang telah disepakati. Wanprestasi ini dapat berupa keterlambatan pembayaran hingga ketidakmampuan anggota dalam melunasi pinjaman, yang berdampak pada stabilitas keuangan koperasi. Oleh karena itu, diperlukan kajian mengenai bentuk wanprestasi yang terjadi serta langkah-langkah penyelesaiannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk wanprestasi dalam perjanjian pinjam-meminjam antara anggota dan KSP Makmur Mandiri Cabang Perawang, Kabupaten Siak, serta menganalisis mekanisme penyelesaian yang diterapkan oleh pihak koperasi. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana koperasi menghadapi anggota yang mengalami wanprestasi dan bagaimana efektivitas metode penyelesaian yang telah diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan pengurus koperasi dan anggota yang mengalami wanprestasi, serta studi dokumentasi terkait perjanjian pinjam-meminjam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk wanprestasi yang paling sering terjadi adalah keterlambatan pembayaran angsuran. Penyebab utama wanprestasi meliputi faktor ekonomi, kelalaian anggota, serta kurangnya pemahaman terhadap isi perjanjian. Penyelesaian dilakukan melalui pemberitahuan, negosiasi ulang. Mekanisme penyelesaian sudah sesuai dengan hukum, tetapi efektivitasnya perlu ditingkatkan melalui edukasi anggota agar tingkat wanprestasi dapat dikurangi.
No other version available