Art Original
Penanggulangan Permasalahan Water Coning Pada Sumur Esp Menggunakan Metode Analisis Laju Alir Kritis Chiericci Dan Penurunan Frekuensi Pada Variable Speed Drive
Seiring berjalannya waktu produksi minyak pada sumur “R” mengalami penurunan, saat ini sumur “R” memiliki laju alir aktual sebesar 490 BFPD dengan water cut sebesar 90 %, terdiri dari laju alir minyak sebesar 49 BOPD dan laju aliran air sebesar 441 BWPD, dengan tingginya laju alir air pada sumur ini, sumur “R” terindikasi mengalami permasalahan water coning. Water coning terjadi akibat laju produksi aktual melebihi laju produksi kritis, yaitu laju produksi fluida yang diizinkan oleh suatu sumur untuk diproduksikan bebas coning, sehingga produksi secara berlebihan mengakibatkan gradien tekanan alir melebihi gaya gravitasi akibatnya terjadi penerobosan lapisan produktif oleh air. Metode chierici merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk menghitung laju produksi kritis pada sumur “R” agar dapat mengetahui apakah sumur yang diteliti mengalami water coning. Metode yang dilakukan dalam menangulangi masalah water coning pada penelitian ini adalah penurunan laju alir dengan menurunkan frekuensi pada Variable Speed Drive (VSD. Sumur “R” menggunakan artificial lif electric submersible pump dengan laju produksi aktual sebesar 490 BFPD melebih laju produksi kritis sebesar 157,487 BFPD, sehingga untuk menanggulangi permasalahan water coning dilakukan penurunan laju alir dengan cara menurunkan frekuensi pompa mengunakan variable speed drive, frekuensi yang disarankan penulis adalah 19 Hz dengan laju alir sebesar 155.17 BFPD.
No other version available