ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Perubahan Kebasahan Batu Pasir Yang Mengandung Clay Montmorillonite Dengan Menggunakan Metode Imbibisi Spontan
Bookmark Share

Art Original

Perubahan Kebasahan Batu Pasir Yang Mengandung Clay Montmorillonite Dengan Menggunakan Metode Imbibisi Spontan

Jovin Markuri Efendi - Personal Name; Ira Herawati - Personal Name;

Eksplorasi dan produksi migas memerlukan teknik yang efisien untuk meningkatkan perolehan minyak dari reservoir. Salah satu faktor yang mempengaruhi efisiensi perolehan minyak adalah kebasahan batuan reservoir. Salah satu metode yang mampu mengatasi masalah penurunan produksi ialah menggunakan EOR (Enhanced Oil Recovery), EOR dalam penelitian ini menggunakan jenis metode chemical EOR yaitu surfaktan, surfaktan mampu mengurangi interfacial tension (IFT) dan mengubah wettability batuan reservoir. Pada penelitian ini menggunakan jenis surfaktan anionic yang diharapkan mampu mengubah wettability batu pasir yang mengandung clay. Imbibisi spontan akan dilakukan dalam pengujian ini untuk menilai kemampuan dan kesuksesan suatu campuran surfaktan dalam mendapatkan nilai index wettability untuk interpretasi nilai dari wettability batu pasir yang mengandung clay. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa index wettability surfaktan AEC lebih besar (1.02) dibandingkan nilai index wettability yang dihasilkan dari surfaktan LABS (0.94). Hal ini menunjukkan bahwa surfaktan AEC lebih baik dalam mengubah wettability batuan sandstone yang mengandung clay dibanding dengan surfaktan LABS. Jenis clay dan konsentrasi surfaktan mempengaruhi wettability batuan. keberadaan clay montmorillonite cenderung membuat wettability batupasir menjadi water wet. Dan konsentrasi surfaktan 1% mengahasilkan nilai IW yang lebih besar (1,02) dibandingkan dengan surfaktan 2% dengan nilai IW (0,94) dalam mengubah wettability batuan menjadi water wet, bukan berarti dengan menginjeksikan konsentrasi surfaktan yang tinggi menghasilkan nilai index wettability yang optimal. Kata kunci : Artificial core, Wettability, imbibisi spontan , surfaktan anionic, clay


Availability
#
Teknik Perminyakan (Fakultas Teknik) Perminyakan 551.42 Jov s
251015
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Perminyakan 551.42 Jov s
Language
Indonesia
NPM
203210531
Publisher
Teknik Perminyakan : Universitas Islam Riau., 2024
Keyword(s)
Artificial Core
Clay
surfaktan anionic
Other Information
Petugas
Ayu Agustina
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?