Art Original
Rancang Bangun Alat Pencetak Briket Arang Tempurung Kelapa Dengan Sistem Screw Extruder Kapasitas 50 Kg/jam
Pemanfaatan limbah tempurung kelapa sebagai bahan baku pembuatan briket arang adalah solusi ramah lingkungan yang meningkatkan nilai ekonomis limbah. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan mesin dengan sistem screw extruder tidak hanya efektif dan efisien tetapi juga memberikan kontribusi pada upaya pengelolaan limbah dan pemanfaatan energi terbarukan secara optimal. Dalam penelitian ini, dirancang mesin pencetak briket arang tempurung kelapa dengan sistem screw extruder berkapasitas 50 kg/jam untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi ketergantungan pada tenaga manusia. Mesin ini menggunakan motor DC sebagai penggerak utama, dilengkapi tiga transmisi, yaitu pully-sabuk, gearbox, dan sproket-rantai. Proses rancang bangun dimulai dari studi literatur, desain dengan software Solidworks, perancangan, pemotongan, pengelasan, hingga pembubutan dan perakitan komponen. Prototipe yang dihasilkan diuji untuk mengukur kapasitas dan efisiensinya. Penentuan disain dan komponen melibatkan perhitungan kapasitas, transmisi, Screw poros, tegangan dudukan rangka, dan tegangan tarik pada baut dan mur. Dalam pengujian, dengan kecepatan screw 15,6 rpm dan motor 1496 rpm, bahan baku sebanyak 5 kg dimasukkan, menghasilkan briket tercetak sebesar 3,9 kg dalam waktu 233 detik. Perhitungan kapasitas menunjukkan hasil sebesar 57,6 kg/jam. Hasil pengujian menunjukkan efisiensi sebesar 78%. Dengan hasil ini, mesin pencetak briket arang tempurung kelapa berkapasitas 50 kg/jam terbukti mampu meningkatkan produktivitas pencetakan briket secara signifikan dibandingkan metode manual.
No other version available