Art Original
An Analysis Of Conversational Implicature In Mean Girls Movie
Penelitian ini meneliti implikatur percakapan dalam film Mean Girls. Penelitian ini menerapkan teori implikatur percakapan Grice sebagai kerangka utama dan mengintegrasikan interpretasi Akhmad Saifuddin (2020) untuk wawasan tambahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi maksim yang dilanggar yang membangun implikatur percakapan dalam Mean Girls. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Data dikumpulkan dari 30 menit pertama dialog dalam film menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri, yang menganalisis implikatur melalui kategorisasi sistematis berdasarkan maksim percakapan Grice: kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara. Alat pendukung meliputi transkrip dan pencatatan untuk memastikan analisis yang komprehensif. Hasil penelitian mengungkapkan 37 data yang dikategorikan sebagai implikatur percakapan. Para karakter sering kali melanggar maksim relevansi sebanyak 12 kali dengan mengubah topik pembicaraan atau menghindari interaksi langsung serta menyampaikan pesan tersembunyi. Selain itu, karakter juga sering melanggar maksim cara sebanyak 12 kali melalui pernyataan yang terlalu kompleks, ambigu, atau keduanya, sehingga menciptakan ruang untuk humor atau interpretasi. Maksim kualitas dilanggar sebanyak 9 kali, terutama melalui sarkasme dan kebohongan. Terakhir, maksim kuantitas dilanggar sebanyak 4 kali oleh karakter yang memberikan informasi terlalu banyak atau terlalu sedikit.
No other version available