Art Original
Analisis Instalasi Pengolahan Air Limbah Pada Rsud Muhammad Sani Kabupaten Karimun
RSUD Muhammad Sani merupakan rumah sakit di Tanjung Balai Karimun dengan kelas C yang akan dilaksanakan peningkatan tipe rumah sakit ke kelas B dan karena adanya peningkatan tipe, maka jumlah tempat tidur yang sekarang berjumlah 156 bed akan menjadi 200 bed sesuai minimal jumlah tempat tidur pada rumah sakit kelas B, kondisi ini tentunya menambah debit air limbah yang dihasilkannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kapasitas IPAL pada saat rumah sakit tipe C dan saat menjadi rumah sakit tipe B, serta menganalisis efektivitas sistem IPAL. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ada metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi literatur dan penelitian lapangan yang bertujuan untuk merancang solusi dari persoalan dan permasalahan yang terjadi di lapangan. Data yang dikumpulkan yaitu data primer berupa dimensi dan cara kerja unit pengolahan air limbah. Dan data sekunder berupa data jumlah pasien dan karyawan rumah sakit serta data laporan bulanan IPAL tahun 2024. Hasil dari penelitian dari analisis dimensi IPAL dengan daya tampung sebesar 189m3/hari pada saat ini masih cukup menampung limbah cair untuk tipe rumah sakit C dengan debit air limbah sebesar 107,96m3/hari dan untuk peningkatan tipe rumah sakit menjadi B yang disertai dengan penambahan tempat tidur minimal 200 buah dengan konsekuensi penambahan produksi air limbahnya sebesar 149,14m3/ hari masih dapat ditampung oleh IPAL eksisting. Pada analisis efektivitas IPAL menunjukkan bahwa efektivitas pengolahan limbah pada RSUD Muhammad Sani berfungsi dengan baik karena terjadi penurunan kadar parameter limbah pada setiap dilakukan pengolahan limbah namun untuk parameter TSS, Ammonia dan Total Caliform belum memenuhi baku mutu Permen LHK No.68 Tahun 2016.
No other version available