Art Original
Kajian Potensi Energi Surya Di Pekanbaru Untuk Mendukung Umkm Budidaya Ikan Hias
Menjaga Kualitas air budidaya ikan hias menjadi faktor utama dalam budidaya ikan, peralatan yang digunakan harus terus berfungsi tanpa berhenti dan tidak diperbolehkan adanya pemadaman listrik. Dengan mahalnya beban listrik sekaligus alat harus tetap berfungsi, sehingga diperlukan energi alternatif. Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut digunakan alternatif seperti tenaga surya. Energi baru dan terbarukan tenaga surya mempunyai peran yang sangat penting dalam memenuhi kebutuhan energi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui desain inovasi teknologi dalam bidang budidaya ikan hias emnggunakan energi matahari di kota Pekanbaru. Data yang di ambil dalam penelitian ini adalah pengukuran intensitas cahaya matahari secara langsung, data BMKG Stasiun Sultan Syarif Kasim II dan penelitian lapangan dengan melakukan sesi wawancara pada pelaku UMKM ikan hias di sekitaran Kec.Marpoyan damai agar dapat mengetahui apa saja perangkat yang digunakan untuk perairan buidaya ikan hias demi memenuhi kebutuhan energi listrik pada UMKM budidaya ikan hias tersebut.Hasil dari penelitian ini adalah PLTS sangat berpotensi di kota pekanbaru dimana mengkonversi energi matahari menjadi energi listrik, khususnya pada musim kemarau dengan rata-rata jam daya puncak (Sun Peak Hour) mencapai angka 4,47 jam dari tahun 2020 s/d 2024 dengan nilai maksimum sebesar 5,51 dibulan Juli dan nilai minimum sebear 3,5 dibulan Desember. Dari perancangan yang sudah dilakukan diketahui untuk menampung daya pemakaian total dari UMKM budidaya ikan hias memerlukan 17 pcs panel surya, 7 pcs baterai, dan 3 pcs Inverter.
No other version available