Art Original
Analisis Kestabilan Dinding Penahan Tebing Sungai Batang Kumu Desa Tanjung Medan Terhadap Faktor Aman
Lereng merupakan suatu permukaan tanah yang memiliki kemiringan dan membentuk sudut tertentu terhadap bidang horizontal dan tidak terlindungi, Biasanya Pada sungai terdapat banyak lereng. Salah satu persoalan yang paling sering terjadi di lereng sungai adalah terjadinya perubahan morfologi akibat dari pergeseran tanah di lereng sungai. Pada sungai batang kumu desa tanjong medan kabupaten rokan hulu salah satu penyebab kerusakan pada lereng sungai adalah gerusan kaki tebing yang tidak mampu menahan gerusan arus sungai. Gerusan ini diakibatkan oleh arus aliran sungai. Lalu gerusan ini semakin lama berkembang menjadi lebih dalam sehingga mengurangi stabilitas tebing.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai factor keamanan (Safety Factor) lereng tanpa perkuatan menggunakan metode bishop, serta membandingkan efektivitas dinding penahan tipe bored pile dengan menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Method). Metode untuk menghitung nilai faktor aman lereng eksisting sebelum dan sesudah diperkuat dengan bored pile menggunakan metode Bishop dan metode elemen hingga. Metode bishop menghitung faktor keamanan lereng menggunakan pendekatan irisan, tanah pada lereng dibagi menjadi 7 irisan vertikal. Metode elemen hingga (Finite Element Method) teknik numerik yang digunakan untuk menganalisis dan memecahkan masalah teknik sipil yang kompleks, yang dihitung menggunakan aplikasi Plaxis. Data yang digunakan dalam analisis ini adalah data sondir (Cone penetration Test). Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan metode analisis stabilitas lereng di Indonesia, terutama pada area dengan kontur tanah yang kompleks. Lereng yang dimodelkan pada sungai tersebut didapat nilai faktor keamanan sebesar 1,44 < 1,5. Selanjutnya, Berdasarkan analisis lereng eksisting tanpa perkuatan dengan menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Method) dengan bantuan software plaxis2D didapatkan faktor aman sebesar 1,278 < 1,5. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa lereng berada pada kondisi tidak aman. Nilai faktor keamanan lereng setelah di beri perkuatan berupa bored pile adalah 1,805 > 1,5. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa lereng pada area sungai tersebut memang harus diberi perkuatan untuk menjaga kestabilan lereng tersebut. Perkuatan yang dipilih penulis berupa perkuatan bored pile. Hal ini dikarenakan nilai faktor keamanan yang didapat 1,805. ini menandakan lereng tersebut dalam keadaan aman terhadap bidang longsor dan menandakan lereng tersebut aman atau stabil terhadap longsoran. Kata Kunci : Faktor Aman, Bored pile, Metode Bishop, Plaxis2D, Metode Elemen Hingga
No other version available