Art Original
Pengaruh Variasi Campuran Serbuk Tembaga Dan Grafit Terhadap Konduktivitas Listrik, Kekuatan Bending Dan Mikrostruktur Pada Plat Konduktor Polimer
Plat konduktor polimer merupakan hasil fabrikasi dari jenis Polymer Matrix Composite (PMC) berbahan partikel non-logam dan polimer sebagai matriksnya. Salah satu material yang baik dalam menghantarkan arus listrik seperti tembaga. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh variasi campuran serbuk tembaga dan grafit terhadap konduktivitas listrik, kekuatan bending dan mikrostruktur pada plat konduktor polimer. Penelitian ini melakukan variasi campuran serbuk tembaga, grafit dan resin epoxy yang berbeda-beda dimulai dari 15% : 75% : 10%, 20% : 70% : 10% dan 25% : 65% : 10%. Hasil pengujian konduktivitas listrik dan kekuatan bending tertinggi terjadi pada sampel 3 dengan variasi campuran serbuk tembaga 25%, grafit 65% dan resin epoxy 10%. Hal ini karena adanya pengaruh campuran serbuk tembaga lebih besar mengakibatkan sedikitnya hambatan terjadi pada plat konduktor polimer. Jika hambatan sedikit pada plat konduktor polimer maka memudahkan melewatkan arus listrik, semakin rendah nilai resistivitas ini menyebabkan kemampuan plat konduktor polimer dalam melewatkan arus listrik semakin baik sehingga meningkatnya nilai konduktivitas listrik pada plat konduktor polimer dan tingginya nilai kekuatan bending karena tembaga merupakan logam yang dapat dibentuk dengan mudah sehingga mampu menahan beban atau gaya-gaya yang searah. Peristiwa ini dilihat dari hasil uji mikrostruktur, dimana semakin besar campuran tembaga maka semakin tinggi nilai konduktivitas listrik dan kekuatan bending.
No other version available