Art Original
Evaluasi Kegiatan Hydraulic Fracturing Pada Sumur-sumur Lowrate Di Lapangan Pt. Y
Hydraulic fracturing merupakan salah satu teknik stimulasi yang digunakan untuk meningkatkan produktivitas sumur yang memiliki kondisi lowrate akibat kerusakan formasi. Teknik ini melibatkan penyuntikan fluida perekah ke dalam formasi pada laju dan tekanan injeksi tinggi untuk menghasilkan retakan atau patahan hidrolik, yang memungkinkan minyak dan gas untuk mengalir mengalir dari reservoir ke sumur produksi. Lokasi penelitian yang digunakan penulis untuk menyusun penelitian ini supaya mendapatkan data yang akurat yaitu di PT.Bumi Siak Pusako pada 2 lapangan. Perlu dilakukan tinjauan terhadap kegiatan stimulasi hydraulic fracturing yaitu dengan cara di evaluasi agar mengetahui faktor penyebab kegagalan dan keberhasilan pada pekerjaan hydraulic fracturing. Metode yang digunakan yaitu Howard & Fast untuk memperoleh nilai kf dan kavg, metode Cinco-ley Samaniego & Dominique untuk menghitung productivity index. Penelitian ini dilakukan dengan sumber data lapangan yang diperoleh pada saat pekerjaan hydraulic fracturing. Data lapangan tersebut dievaluasi dengan tambahan post job report yang memuat beberapa data tambahan hasil simulasi initial design dan actual after pressure matching. Setelah itu dilakukan perhitungan IPR before & after frac. Hasil penelitian menunjukkan 2 sumur yang berhasil yang dapat dilihat dari peningkatan fluid rate dan oil rate nya, 1 sumur yang gagal akibat adanya mis-interpretation dan 1 sumur yang gagal akibat net frac pressure dan frac fluid efficiency yang rendah
No other version available