Art Original
Pengelolaan Kecemasan Dan Ketidakpastian Dalam Komunikasi Pada Mahasiswa Asal Malaysia Dan Thailand Di Universitas Islam Riau
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengelolaan kecemasan ketidakpastian komunikasi pada mahasiswa asal Malaysia dan Thailand di Universitas Islam Riau. Penelitian ini menggunakan teori AUM (Anxiety-Uncertainty Managemet) yang dikembangkan oleh Gudykunst pada tahun 1985. Teori ini berfokus pada pengelolaan kecemasan dan ketidakpastian dan teori ini berpendapat bahwa kemampuan untuk mengatasi hambatan komunikasi dapat memotivasi individu untuk berpartisipasi dalam komunikasi antar budaya yang efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitati. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik Purposive Sampling, di mana peneliti menetapkan kriteria tertentu bagi informan. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa dan mahasiswi yang berkewarganegaraan Malaysia dan Thailand yang sedang menempuh studi di Universitas Islam Riau. Selain itu, penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kecemasan dan ketidakpastian dilakukan dengan berbagai strategi. Dalam pengelolaan kecemasan, informan memanfaatkan media sosial untuk mempelajari bahasa, meningkatkan interaksi dengan orang sekitar, mempersiapkan diri sebelum berkomunikasi, meminta mengulangi pertanyaan, berbicara perlahan untuk memudahkan pemahaman, serta mengambil sikap keberanian untuk mengakui jika adanya kesalahan. Langkah-langkah tersebut membantu mengurangi kegugupan dalam berkomunikasi. Sementara itu, pengelolaan ketidakpastian dilakukan dengan mencoba memahami isi konteks komunikasi dengan terlebih dahulu sebelum memberikan jawaban dari teman-temannya serta bersikap terbuka terhadap interaksi sosial turut membantu informan dalam beradaptasi dengan lingkungan baru.
No other version available