Art Original
Studi Eksperimental Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Menggunakan Campuran Spent Bleaching Earth (sbe) Dan Kapur Tohor Terhadap Nilai California Bearing Ratio (cbr)
Tanah lempung memiliki kandungan air tinggi dan daya dukung rendah, sering menyebabkan masalah dalam konstruksi teknik sipil. Untuk meningkatkan daya dukung tanah lempung, sampel diambil dari Jl. Siak II, Kawasan Masjid Raya Provinsi Riau, Pekanbaru, yang mengalami kemiringan struktur akibat rendahnya kapasitas daya dukung tanah. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki sifat fisik tanah lempung dengan stabilisasi menggunakan campuran Spent Bleaching Earth (SBE) dan Kapur Tohor, serta untuk mengukur nilai kepadatan dan CBR (California Bearing Ratio) tanah. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan variasi campuran 22,5% SBE dan 25% kapur tohor, serta variasi waktu pemeraman (0, 4, dan 7 hari) dan waktu perendaman 4 hari. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa tanah asli memiliki kadar air 29,45%, berat jenis 2,43 g/cm3, pengujian Analisa saringan yang tertahan no. 200 sebesar 40,44% dan kepadatan maksimum 1,570 kN/m3 dengan kadar air optimum 20,8%. Pada pengujian nilai CBR menunjukkan hasil yang bervariasi sesuai dengan campuran dan waktu pemeraman. Untuk nilai CBR tanah asli optimum sebesar 13,99% pada pemeraman 7 hari. Untuk campuran tanah asli + SBE, CBR optimum sebesar 7,94% pada pemeraman 0 hari, untuk campuran tanah asli + kapur tohor sebesar 28,84% pada pemeraman 4 hari. Nilai CBR optimum tertinggi tercapai pada campuran tanah asli + SBE + kapur tohor dengan pemeraman 7 hari, yaitu sebesar 29,36%. Serta nilai CBR optimum untuk waktu perendaman 4 hari terdapat pada campuran tanah asli + kapur tohor yaitu sebesar 20,75%. Kesimpulannya, penggunaan campuran SBE dan Kapur Tohor efektif dalam meningkatkan daya dukung tanah lempung, dengan nilai CBR tertinggi pada pemeraman 7 hari.
No other version available