Art Original
Korelasi Nilai Cbr Dan Sand Cone Terhadap Ketebalan Lapisan Pondasi Bawah Pada Jalan Simpang Bundaran Bandar Udara Hang Nadim Batam
Kota Batam memiliki topografi yang berbukit, tanahnya didominasi oleh tanah bauksit berwarna merah yang kurang subur. Permasalahan yang terjadi pada jalan Simpang Bundaran Bandar Udara Hang Nadim Batam adalah tingkat kerusakan jalan yang diakibatkan oleh kondisi lalu lintas. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi nilai CBR dan sand cone terhadap ketebalan lapisan pondasi bawah pada jalan Simpang Bundaran Bandar Udara Hang Nadim Batam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengujian CBR di laboratorium dengan masa perendaman CBR 4 hari, pengujian sand cone di lapangan, dan metode korelasi produk momen, yaitu untuk mengetahui tingkatan hubungan antara nilai CBR dan nilai sand cone. Pelaksanaan pengujian mengikuti prosedur-prosedur pengujian sesuai dengan standar yang berlaku berdasarkan SNI, bina marga maupun AASHTO. Berdasarkan hasil pengujian CBR yang dilakukan di laboratorium dengan masa waktu perendaman 4 hari, didapat hasil nilai CBR rata-rata sebesar 1,45%. Untuk pengujian nilai sand cone yang dilakukan di lapangan, didapat hasil nilai sand cone rata-rata sebesar 88,9%. Berdasarkan hasil pengujian nilai CBR dan sand cone didapat bahwa tanah tersebut tidak memenuhi standar untuk dijadikan lapisan pondasi bawah, dikarenakan spesifikasi yang disyaratkan untuk CBR adalah 60%, sedangkan untuk sand cone adalah minimal 95%. Dari hasil pengujian korelasi terhadap nilai rata- rata CBR dan sand cone diperoleh nilai korelasi, r = 0,965. Hal ini menunjukkan bahwa nilai tersebut memiliki tingkat korelasi yang sangat kuat antara nilai daya dukung dan kepadatan tanahnya. Hal ini dapat disimpulkan bahwa antara nilai CBR dan sand cone memiliki korelasi yang berbanding lurus dikarenakan antara nilai tersebut tidak memenuhi spesifikasi yang disyaratkan.
No other version available