Art Original
Pengaruh Skarifikasi Pemotongan Dan Konsentrasi Asam Sulfat Terhadap Perkecambahan Dan Pertumbuhan Bibit Kurma Ajwa (phoenix Dactylifera L.)
Penelitian mengenai Pengaruh Skarifikasi Pemotongan dan Konsentrasi Asam Sulfat terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Bibit Kurma Ajwa (Phoenix dactylifera L.). Penelitian ini telah dilaksanakan di areal Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Kaharudin Nasution KM 11 No. 113, Marpoyan, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan dimulai dari Februari sampai Mei 2024. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) secara faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah skarifikasi Pemotongan terdiri dari 5 taraf yaitu tanpa pemotongan, pemotongan pada area plumula, pemotongan pada area radikula, pemotongan pada area plumula dan radikula, serta pemotongan pada area embrio dan faktor kedua adalah asam sulfat terdiri dari 4 taraf yaitu 0 ml/L, 40 ml/L, 80 ml/L dan 120 ml/L. Parameter yang diamati adalah daya kecambah, waktu berkecambah, indeks vigor, jumlah daun, panjang daun terpanjang, tinggi bibit, panjang akar terpanjang, berat basah bibit, dan berat kering bibit. Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi pengaruh skarifikasi pemotongan dan asam sulfat berpengaruh nyata terhadap parameter daya kecambah, waktu berkecambah, indeks vigor, jumlah daun, panjang daun terpanjang, tinggi bibit, panjang akar terpanjang, berat basah bibit dan berat kering bibit. Perlakuan terbaik pemotongan pada area embrio dan asam sulfat 120 ml/L (P4A3). Kata Kunci : Asam Sulfat, Benih, Kurma Ajwa, Pemotongan,Skarifikasi.
No other version available