ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Delinkuensi Pada Anak Putus Sekolah (studi Kasus Pada 3 Anak Putus Sekolah Di Smp X Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis)
Bookmark Share

Art Original

Delinkuensi Pada Anak Putus Sekolah (studi Kasus Pada 3 Anak Putus Sekolah Di Smp X Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis)

Apriandi Samuel Limbong - Personal Name; Rio Turtianto - Personal Name;

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana delinkuensi yang
dilakukan 3 anak putus sekolah dan apa faktor penyebab 3 anak putus sekolah
melakukan delinkuensi dikabupaten bengkalis, khususnya kecamatan mandau.
Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini.
Penelitian ini juga menggunakan studi kasus sebagai pendekatan utama untuk
memahami perilaku delinkuensi yang dilakukan oleh anak. pendekatan kualitatif
dengan metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan
melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Kemudian dianalisis
menggunakan teori kontrol sosial. Dalam konteks teori kontrol sosial, ikatan
kasih sayang menjadi faktor dominan dalam mempengaruhi perilaku delinkuensi
anak-anak putus sekolah Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai
jenis perilaku delinkuensi yang dilakukan oleh tiga anak putus sekolah yang
menjadi subjek penelitian ini, termasuk merokok, berjudi, mengonsumsi alkohol,
mengkonsumsi komik, mengunjungi tempat prostitusi, terlibat dalam tawuran,
balap liar, mencoret tembok, mencuri dan melempar kaca mobil truck. Dan faktor
penyebab perilaku delinkuensi meliputi pengaruh lingkungan sebaya dan
lingkungan keluarga yang tidak memberikan pengawasan dan perhatian yang
memadai. Selain itu, keterbatasan pilihan yang dihadapi oleh anak putus sekolah
dan kurangnya keterampilan sosial dalam menghadapi masalah juga
mempengaruhi perilaku delinkuensi mereka. Saran kepada pemerintah yaitu
Pemerintah harus mengevaluasi kebijakan tentang anak putus sekolah yang
mengikuti program sistem kejar paket. Fokus yang terlalu kuat pada perolehan
ijasah dalam pendidikan formal sering kali mengabaikan aspek moral yang
penting dalam pembentukan karakter anak dan moral anak dalam berperilaku.
.


Availability
#
Kriminologi (Fakultas Sosial Dan Ilmu Politik) Kriminologi 158.3 Apr D
25977
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
-
Language
NPM
207510236
Publisher
Kriminologi : Universitas Islam Riau., 2024
Keyword(s)
Kata kunci : Delinkuensi, Anak putus sekolah, Deli
Other Information
Petugas
Budi Santoso
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?