Art Original
Analisis Sensitivitas Parameter Steam Quality Dan Well Spacing Terhadap Nilai Recovery Factor Dengan Pola 5-spot Pada Steamflood Menggunakan Software Cmg
Tahapan produksi yang dominan dilakukan di indonesia adalah primary dan secondary. Kedua tahapan produksi ini masih meninggalkan jumlah minyak yang signifikan di dalam reservoir. Enhanced Oil Recovery merupakan suatu teknik produksi tahap lanjut yang digunakan untuk meningkatkan perolehan minyak yang tidak dapat di produksikan pada tahapan primary dan secondary., Metode EOR umumnya digunakan untuk lapangan dengan minyak berat adalah Thermal EOR. Salah satu metode Thermal EOR yang digunakan pada reservoir dengan minyak berat adalah steamflood. Pada penelitian ini, menggunakan beberapa parameter diantaranya injection rate, injection temperature, steam quality, injection time, porosity dan well spacing. Setelah dilakukan pemodelan menggunakan CMG- STARS dilanjutkan dengan analisis sensitivitas parameter menggunakan CMG- CMOST dengan melakukan iterasi, didapati hasil parameter yang paling berpengaruh pada steamflood yaitu well spacing sebesar 57% dan steam quality sebesar 1%. Berdasarkan nilai steam quality dan well spacing diperoleh bahwa scenario terbaik dengan nilai steam quality sebesar 0.675 (fraction) dan well spacing sebesar 174.75 ft menghasilkan recovery factor 45.43 %.
No other version available