Art Original
Penentuan Kemampuan Surfaktan-polimer (sp) Dalam Perubahan Permeabilitas Relatif Pada Batuan Sandstone Menggunakan Simulasi Reservoir
Sekitar 40% dari minyak yang dapat recovery menggunakan teknik recovery primer dan sekunder. Untuk meningkatkan oil recovery, metode Enhanced Oil Recovery (EOR), khususnya melalui injeksi surfaktan-polimer (SP), telah terbukti efektif dalam menurunkan saturasi minyak residual dan meningkatkan recovery factor. Injeksi surfaktan-polimer dapat menurunkan tegangan permukaan antara fase minyak dan air, serta meningkatkan pergerakan minyak terperangkap, sementara polimer meningkatkan viskositas air injeksi, yang mengurangi mobilitas air dan meningkatkan efisiensi pemulihan minyak. Permeabilitas relatif, yang menggambarkan kemampuan batuan untuk mengalirkan berbagai fase fluida, mempengaruhi distribusi fase dan efektivitas EOR. Melalui simulasi reservoir, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perubahan kurva permeabilitas relatif pada injeksi surfaktan-polimer, serta dampaknya terhadap recovery factor. Hasil dari penelitian untuk skenario dapat dilakukan analisa untuk melihat bagaimana perbedaan hasil dari Sor 0,2 ; 0,15 ; 0,1 dan 0,05. Pada saat memulai merubah nilai Sor terlihat perbedaan yang cukup signifikan terhadap oil production cumulative dan recovery factor, untuk recovery factor pada skenario sor 0,2 sebesar 21,31% sedangkan pada basecase model sebesar 20,87%. Untuk skenario sor 0,15 memiliki hasil recovery factor sebesar 21,42%, kemudian pada skenario sor 0,1 memiliki hasil recovery factor yang cukup signifikan sebesar 21,67%, dan besar recovery factor pada skenario 0,05 sebesar 21,57%. Kata kunci: Surfaktan-Polimer (SP), Sandstone, Permeabilitas Relatif, Petrel 2021, Recovery factor
No other version available