Art Original
Peran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis Dalam Pengendalian Pencemaranlimbah Di Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis dalam upaya pengendalian pencemaran limbah di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah Stabilisator, Inovator, Modernisator, Pelopor, dan Pelaksana Sendiri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, di mana data dikumpulkan dengan mengandalkan peran manusia sebagai instrumen penelitian dan disesuaikan dengan situasi di lapangan. Penentuan key informan dan informan menggunakan metode Snowball Sampling, yaitu sampel awalnya kecil dan kemudian diperluas melalui orang-orang yang terlibat langsung dalam Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis dalam pengendalian pencemaran limbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis dalam pengendalian pencemaran limbah di Kecamatan Mandau sudah ada, tetapi terdapat beberapa indikator yang menunjukkan bahwa perannya kurang optimal. Kegiatan sosialisasi, pendekatan persuasif, dan pemantauan atau pengawasan setelah terjadinya pencemaran lingkungan dirasakan kurang efektif oleh masyarakat terdampak. Faktor penghambat dalam upaya pengendalian pencemaran limbah oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis di Kecamatan Mandau berdasarkan observasi di lapangan adalah kurangnya kerja sama dari pihak PT. SIPP, yang menyebabkan penanganan kasus pencemaran lingkungan memakan waktu lama. Selain itu, pemulihan lingkungan hidup juga membutuhkan waktu yang cukup lama agar dapat dirasakan kembali oleh masyarakat, dan saat ini belum dapat dilaksanakan karena masih dalam proses pengadilan.
No other version available