Art Original
Pengaruh Penambahan Hho Dalam Bahan Bakar Pertalite Terhadap Performa Sepeda Motor
Di Indonesia, peningkatan jumlah kendaraan bermotor, khususnya sepeda motor, menyebabkan peningkatan permintaan energi, terutama bahan bakar fosil, yang semakin terbatas dan tidak dapat diperbaharui. Sementara kendaraan berbahan bakar minyak terus mendominasi industri transportasi, jumlah kendaraan roda dua di Indonesia mencapai 120 juta pada tahun 2021. Jumlah mobil ini meningkatkan konsumsi bahan bakar, yang tidak sebanding dengan produksi minyak bumi. Untuk mengatasi masalah ini, berbagai teknologi yang meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang telah dikembangkan. Namun, kekurangan sumber daya menghalangi implementasinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan cara lain untuk menghemat bahan bakar fosil dan mengurangi dampak yang ditimbulkannya pada lingkungan melalui teknologi yang lebih ramah lingkungan. Penggunaan gas hidrogen (HHO) sebagai bahan bakar pendamping adalah salah satu teknologi yang menjanjikan. Penggunaan alat HHO pada kendaraan dapat meningkatkan tenaga mesin, mengurangi polusi, dan menghemat bahan bakar. Penambahan NaOH pada campuran bahan bakar Pertalite + HHO menghasilkan penurunan konsumsi bahan bakar sebesar 2,25% hingga 25,85%, serta peningkatan efisiensi termal dan tekanan efektif. Nilai oktan bahan bakar meningkat dari 90 menjadi 105, mengoptimalkan pembakaran, meningkatkan torsi dan daya mesin sebesar 25,4% dan 25,85%. Selain itu, pembakaran yang lebih sempurna mengurangi karbon dan polusi, menjadikan mesin lebih ramah lingkungan dan lebih bersih.
No other version available