Art Original
Implementasi Teknologi Internet Of Things Untuk Monitoring Kualitas Udara Pada Lingkungan Pt.asian Agri
Peningkatan kesadaran akan dampak negatif pencemaran udara terhadap kesehatan manusia dan lingkungan mendorong pentingnya pemantauan kualitas udara secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring kualitas udara berbasis IoT di lingkungan PT. Asian Agri, Kecamatan Ukui. Sistem ini dirancang menggunakan NodeMCU ESP32 sebagai pengendali utama, sensor MQ-2 untuk mendeteksi gas berbahaya, sensor MQ-135 untuk mendeteksi kualitas udara umum, sensor debu GP2Y1010AUOF untuk mengukur konsentrasi partikel debu, dan sensor turbidity untuk mengukur tingkat kekeruhan udara. Data yang diperoleh ditampilkan secara real-time pada LCD dan dikirimkan ke platform aplikasi Blynk untuk pemantauan jarak jauh. Penelitian ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD), yang terdiri dari tahap analisis kebutuhan, desain, implementasi, dan pengujian sistem. Sistem diuji melalui pengukuran parameter kualitas udara selama 10 hari, mencakup waktu pagi, siang, dan sore. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat mendeteksi kualitas udara dengan kategori "Aman", "Sedang", dan "Berbahaya" berdasarkan persentase kualitas udara yang dihitung dari data sensor. Pengukuran kualitas udara pada pagi hari cenderung menunjukkan hasil yang aman, sedangkan pada siang dan sore hari, kualitas udara sering kali menurun ke kategori sedang dan berbahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu memberikan informasi kualitas udara secara real-time, baik melalui tampilan lokal pada LCD maupun notifikasi jarak jauh melalui aplikasi. Sistem ini memberikan manfaat signifikan bagi PT. Asian Agri dalam upaya memantau dan menjaga kualitas udara di lingkungan kerjanya, serta mendukung langkah mitigasi terhadap dampak polusi udara. Dengan demikian, implementasi teknologi IoT dalam sistem monitoring kualitas udara ini terbukti efektif dan efisien.
No other version available