Art Original
Analisis Pengaruh Intensitas Curah Hujan Dan Kepadatan Tanah Terhadap Debit Aliran Permukaan
Limpasan permukaan disuplai oleh curah hujan dan diserap oleh tanah. Jumlah dan kecepatan limpasan permukaan selain bergantung pada luas areal tangkapan, juga tidak kalah pentingnya pada intensitas hujan dan kondisi fisik seperti kepadatan tanah, keadaan penutup lahan serta kemiringan lereng. Apabila tanah dalam kepadatan tinggi akan berpengaruh pada debit limpasan yang semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan karakteristik fisik dan permukaan tanah terhadap laju infiltrasi. Hasilnya diharapkan menjadi arahan optimal pemanfaatan lahan untuk mendukung sistem drainase berkelanjutan dan menjaga keseimbangan air tanah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup analisis karakteristik tanah dengan pengujian propertis tanah untuk mendapatkan nilai kepadatan tanahnya serta analisis hidrologi dengan data curah hujan lokal kota Pekanbaru dalam rentang waktu 20014-2023. Menghitung debit aliran permukaan pada 3 titik lokasi untuk mengetahui dimana debit aliran permukaan tertinggi terjadi. Dari hasil penelitian didapatkan intensitas curah hujan maksimum sebesar 131,988 mm/jam dengan nilai kepadatan tanah tertinggi berada di Gedung PKM sebesar 18,185 kN/m³ memiliki laju infiltrasi terendah dari yang lainnya yaitu sebesar 1,46028781 cm/jam sehingga membuat debit aliran permukaan tertinggi berada di Gedung PKM yaitu sebesar 0,069982 m³/s. Maka dapat disimpulkan bahwa besar kecil nya debit aliran permukaan dipengaruhi oleh kepadatan tanah, jika kepadatan tanahnya semakin tinggi maka debit aliran juga akan semakin tinggi, serta intensitas curah hujan juga mempengaruhi daya resap infiltrasi semakin lama durasi intensitas curah hujan terjadi maka daya infiltrasi nya akan semakin rendah dan mengakibatkan terjadinya air menggenang dipermukaan dan menyebabkan debit aliran permukaan semakin tinggi.
No other version available