Art Original
Studi Laboratorium Pengaruh Tanin Ekstrak Biji Pinang (areca Catechu L) Terhadap Pengurangan Scale Pada Flowline Sumur Minyak Bumi
Scale merupakan masalah umum dalam industri perminyakan yang terjadi pada sistem perpipaan, seperti jalur aliran dan jalur produksi. Scale terbentuk dari air formasi yang mengkristal dan menumpuk, dipengaruhi oleh senyawa kimia ionik tertentu yang diproduksi bersama air formasi selama sumur berproduksi. Pembentukan scale mengakibatkan penurunan diameter pipa dan memperlambat aliran fluida, yang dapat meningkatkan tekanan dan suhu di dalam pipa serta menyebabkan kerusakan pipa. Scale dapat berupa Calcium Carbonate (CaCO3), Calcium Sulfate (CaSO4), Barium Sulfate (BaSO4), dan jenis lainnya. Inhibitor organik menjadi fokus penelitian sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dan terjangkau. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan ekstrak biji pinang sebagai inhibitor organik untuk mengurangi scale, dengan hasil uji menunjukkan potensi reduksi scale yang tinggi, namun masih membutuhkan penelitian lanjutan untuk mendapatkan nilai reduksi optimum. Perbandingan dengan inhibitor scale lainnya seperti EDTA 2 Na juga dilakukan untuk mengevaluasi keefektifan dalam mereduksi scale. Berdasarkan hasil penelitian, kandungan asam tanin dalam ekstrak biji pinang ditemukan sebesar 24,75%. Ekstrak biji pinang menunjukkan potensi yang lebih tinggi dalam mereduksi scale dibandingkan dengan EDTA 2Na, dengan reduksi maksimum mencapai 60,5% pada waktu perendaman 55 menit dan volume 80 ml. Semakin lama waktu perendaman dan semakin besar volume aditif, semakin tinggi persentase reduksi scale yang diperoleh. Untuk ekstrak biji pinang, reduksi terbaik terjadi pada 55 menit. Ekstrak biji pinang memberikan hasil reduksi yang konsisten dan meningkat seiring bertambahnya volume, sementara EDTA 2Na menunjukkan hasil yang lebih variatif dengan puncak pada volume yang lebih besar.
No other version available