Art Original
Hubungan Antara Kesepian Dengan Celebrity Worship Pada Penggemar K-pop Di Pekanbaru
HUBUNGAN ANTARA KESEPIAN DENGAN CELEBRITY WORSHIP PADA PENGGEMAR K-POP DI PEKANBARU Yessi Amanda Suhardi 208110029 FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS ISLAM RIAU ABSTRAK Fenomena Hallyu atau Korean Wave kini telah menyebar ke seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Ketika mendengar Korean Wave, Korean Pop atau K-Pop merupakan hal pertama yang terlintas di benak banyak orang. Menjadi penggemar selebriti Korea kini bukan lagi menjadi hal yang baru. Namun, seorang penggemar seringkali berlebihan dalam hal mencintai idolanya, dan pada tahap ini perilaku celebrity worship akan muncul. Banyak faktor yang menjadi penyebab munculnya perilaku celebrity worship, salah satunya ialah kesepian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesepian dengan celebrity worship pada penggemar K-Pop di Pekanbaru. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 385 penggemar K-Pop yang berada di Pekanbaru, dimana teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling, yaitu accidental sampling. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala kesepian yang diadaptasi oleh Ningsih (2021) berdasarkan UCLA Loneliness Scale yang disusun berdasarkan aspek-aspek kesepian dan skala celebrity worship diukur dengan menggunakan Celebrity Attitude Scale (CAS) yang disusun Maltby, Houran & McCutcheon (2006) dan diadaptasi oleh Ayuningtyas (2023). Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan Pearson Product Moment, diketahui bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kesepian dengan celebrity worship pada penggemar K-Pop di Pekanbaru dengan nilai signifikansi sebesar 0.026 (p
No other version available