Art Original
Hubungan Antara Optimisme Dengan Perencanaan Karir Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Universitas Islam Riau
Mahasiswa tingkat akhir tentu sudah memiliki gambaran masa depan dan mulai mendalami minat pada karir dan menjadi sumber pikiran dimana mahasiswa mulai belajar membedakan antara pilihan pekerjaan yang lebih disukai dengan pekerjaan yang dicita-citakan. Namun berdasarkan data Badan Pusat Statistik bahwa jumlah Tingkat Pengangguran Terbuka pada lulusan perguruan tinggi di tahun 2020 mengalami peningkatan. Berdasarkan hal tersebut dapat diartikan terdapat banyak tenaga kerja yang bekerja namun tidak sesuai dengan tujuan yang dicita-citakan,yang akibatnya individu mau menerima jenis pekerjaan apapun. Hal ini merupakan bentuk fenomena kurangnya perencanaan karir, sehingga saat telah lulus dari universitas banyak mahasiswa mengalami pengangguran. Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara optimisme dengan perencanaan karir pada mahasiswa akhir Universitas Islam Riau. Subjek penelitian ini berjumlah 387 orang mahasiswa tingkat akhir Universitas Islam Riau. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan adalah teknik cluster sampling. Metode pengambilan skala optimisme diadaptasi dari penelitian Saputri (2014) dengan jumlah 30 aitem pertanyaan. Dan skala perencanaan karir diadaptasi dari penelitian Adinda (2021) dengan jumlah 24 aitem pernyataan. Metode analisis yang digunakan adalah korelasi nonparametric. Berdasarkan hasil uji korelasi antara optimisme dengan perencanaan karir diperoleh nilai koefesian korelasi (r) = 0.321 dan nilai signifikansi 0,000 (p
No other version available