Art Original
Hubungan Pola Asuh Otoriter Dengan Kecerdasan Emosional Pada Siswa Mtsn 8 Tanah Datar
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH OTORITER DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA SISWA MTsN 8 TANAH DATAR Aizil Putri Indriana 188110233 FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS ISLAM RIAU ABSTRAK Kecerdasan pada siswa tidak hanya dilihat dari intelegensinya saja, melainkan juga dilihat kemampuan siswa dalam mengontrol, memahami, dan mengelola emosi dengan baik yang disebut dengan kecerdasan emosional. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kecerdasan emosi salah satunya adalah pola asuh otoriter yang diberikan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter dengan kecerdasan emosional pada siswa di MTsN 8 Tanah Datar. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan skala pola asuh otoriter yang diadaptasi oleh Faradhilasari (2018) yang dikembangkan dari teori Robinson (1995), dan skala kecerdasan emosional yang diadaptasi oleh Yanti Astuti (2011) yang dikembangkan dari teori Goelman (1995). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 198 siswa MTsN 8 Tanah Datar yang didapatkan dari metode non probability sampling yaitu purposive sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik kolerasi Spearman Rho. Hasil analisis data statistik yaitu menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara pola asuh otoriter dengan kecerdasan emosional pada siswa MTsN 8 Tanah Datar. Artinya semakin tinggi pola asuh otoriter maka semakin rendah kecerdasan emosional siswa, begitupun sebaliknya semakin rendah pola asuh otoriter maka semakin tinggi kecerdasan emosional pada siswa.
No other version available