Art Original
Hubungan Antara Intensitas Media Sosial Tiktok Dengan Prokrastinasi Akademik Di Kalangan Mahasiswa
Hubungan Antara Intensitas Media Sosial TikTok Dengan Prokrastinasi Akademik Di Kalangan Mahasiswa” Nadia Puspita Pekanbaru, Riau, Indonesia Email : [email protected] ABSTRAK Permasalahan prokrastinasi akademik di kalangan mahasiswa merupakan suatu problem yang membuat mahasiswa terlambat menyelesaikan studinya di Universitas. Berdasarkan penbelitian terdahulu salah satu faktor yang mempengaruhi prokrastinasi adalah intensitas pengguna media sosial yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh media sosial TikTok terhadap prokrastinasi akademik di kalangan mahasiswa. Jenis penelitian ini melalui pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi penelitian ini yakni mahasiswa aktif yang berjumlah sebanyak 400 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yakni menggunakan teknik accidental sampling., yaitu teknik ketika subjek yang akan dijadikan sampel secara kebetulan bertemu dengan peneliti dan dianggap layak menjadi sumber data. Teknik pengumpulan data menggunakan skala prokrastinasi akademik dan media sosial. Pengujian instrument menggunakan validitan dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan statistik non parametrik. Hasil penelitian menentukan bahwa tingkat pengaruh media sosial dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa berada pada kategori tinggi, yaitu sebesar 47,40%. Tingkat prokrastinasi akademik pada mahasiswa berada pada kategori sedang, yaitu sebesar 55,3%. Nilai negatif ditunjukkan bahwa terdapat korelasi yang tidak searah, yang berarti bahwa semakin tinggi pengguna media sosial, semakin banyak prokrastinasi akademik yang dilakukan pada mahasiswa. Begitu pula sebaliknya semakin rendah pengguna media sosial, maka semakin menurun prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Hal ini ditunjukkan berdasarkan pada nilai korelasi Spearman Rho sebesar r = -0.375 dan p = 0.000 (p < 0.05) yang mana antara kedua variabel ini memiliki hubungan yang kuat.” Kata kunci: media sosial, prokrastinasi akademik
No other version available