ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Mekanisme Coping Pada Anggota Kepolisian Di Pekanbaru
Bookmark Share

Art Original

Mekanisme Coping Pada Anggota Kepolisian Di Pekanbaru

Karina Aprilia Putri - Personal Name; Syarifah Farradina - Personal Name;

Pada negara yang ada di dunia membutuhkan lembaga yang bertugas dalam bidang menyelenggarakan keamanan dan ketertiban umum. Di Indonesia, lembaga yang bertugas menjalankan fungsinya tersebut adalah Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Polisi diminta untuk dapat menyelesaikan pekerjaan dengan cepat, tepat dan akurat. Tuntutan tugas Anggota Polri ini menimbulkan tekanan tersendiri bagi anggota polisi, mereka merasakan tertekan dengan pekerjaannya sehingga dapat menyebabkan stress dari akut sampai dengan kronis. Bahkan Anggota Polri dihadapkan dengan situasi di lapangan yang terkadang muncul masalah yang dapat menjadi pemicu terjadinya stress (Sonta, 2016). Berbagai upaya dapat dilakukan untuk mengurangi kecenderungan anggota Polri melakukan penyimpangan, mekanisme coping merupakan sebagai salah satu cara individu menyelesaikan masalah atau tekanan yang berada pada diri mereka. Menurut Edwards, Eaton-Stull, dan Kuehn (2020) strategi coping di gunakan anggota polisi untuk menurunkan tekanan individu dari komentar negatif dari Masyarakat. Menurut Putri dan Tobing (2018) dalam coping terdapat strategi coping yang digunakan sebagai upaya oleh individu untuk mengelola tuntutan eksternal dan internal yang dihasilkan dari sumber stress. Strategi coping terbagi menjadi dua jenis, yaitu coping yang berorinetasi pada masalah (problem focused coping) dan coping yang berorientasi pada emosi (emotional focused coping). Jenis- jenis coping tersebut biasa digunakan sesuai dengan permasalahan yang di alami oleh masing-masing individu (Lazzarus & Folkman 2012). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana mekanisme coping pada anggota Kepolisian di Pekanbaru. Sampel pada penelitian ini berjumlah 226 responden. Alat ukur yang digunakan yaitu skala mekanisme coping. Hasil uji one way anova post-hoc berdasarkan kategori demografi memiliki perbedaan dalam mekanisme coping dengan masing-masing nilai tertentu. Kata kunci: Mekanisme coping, stres, kepolisian


Availability
#
Ilmu Psikologi (Fakultas Psikologi) Psikologi 363.2 Kar m
251454
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Psikologi 363.2 Kar m
Language
Indonesia
NPM
198110018
Publisher
Ilmu Psikologi : Universitas Islam Riau., 2024
Keyword(s)
Stres
Kepolisian
Mekanisme coping
Other Information
Petugas
Ayu Agustina
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?