Art Original
Gambaran Subjective Well-being Pada Guru Sekolah Luar Biasa (slb)
GAMBARAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA GURU SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) RIZKA PUTRI 198110069 FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS ISLAM RIAU ABSTRAK Subjective well-being adalah evaluasi seseorang terhadap pengalaman hidupnya yang mencakup pada dimensi kognitif dan dimensi afektif. Menjadi guru SLB berbeda halnya dengan guru di Sekolah umum, selain dituntut harus sabar dan tekun, juga harus bisa ikhlas dalam memberikan pendidikan. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat gambaran subjective well-being pada guru sekolah luar biasa (SLB). Penelitian ini melibatkan sampel sebanyak 120 orang guru SLB dari 14 sekolah luar biasa (SLB) yang ada di Pekanbaru yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala subjective well-being yang terdiri dari 20 item yang telah dimodifikasi oleh peneliti berdasarkan konsep subjective well-being yang diungkapkan oleh Diener. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis dekriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru SLB mayoritas memiliki subjective well-being dalam kategori tinggi. Apabila dilihat berdasarkan jenis kelamin, usia dan lama bekerja menunjukkan bahwa mayoritas sampel memiliki subjective well-being pada kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwasannya, mayoritas guru SLB di Pekanbaru memiliki tingkat subjective well-being yang tinggi. Kata Kunci: Subjective well-being, Guru, Sekolah Luar Biasa.
No other version available