Art Original
Kecemasan Sosial Pada Mahasiswi Lesbian Femme Di Kota Pekanbaru
Lesbian merupakan seorang perempuan yang memiliki orientasi seksual yang mencintai secara fisik, seksual, emosional dan spritual kepada sesama perempuan. Perilaku lesbian termasuk perilaku yang menyimpang dan tidak wajar karena memperoleh kepuasan seksual dengan orientasi yang tidak lazim, perilaku lesbian masih menjadi tindakan yang ditolak oleh masyarakat di Kota Pekanbaru karena mayoritas masyarakat di Kota Pekanbaru memeluk agama islam dengan suku melayu dengan falsafah adat bersandikan syarak, syarak bersandikan kitabullah. Hal ini mengacu pada kecemasan sosial, sebab kecemasan sosial merupakan perasaan tidak nyaman ketika berada ditempat yang banyak orang dan khawatir terhadap pemikiran orang lain sehingga memilih untuk mengindari lingkungan sekitar. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan kecemasan sosial pada mahasiswi lesbian femme di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif fenomenologi. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi dengan metode analisis dari Model Miles Huberman. Informan dalam penelitian ini berjumlah 3 orang mahasisiwi lesbian label femme yang sudah memutuskan menjadi lesbian lebih dari 1 tahun, teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan berdasarkan karakteristik. Hasil penelitian yang menunjukkan kecemasan sosial dari mahasisiwi lesbian femme di Kota Pekanbaru diantaranya memiliki penilaian negatif pada diri sendiri, menghindari lingkungan sosial, tidak nyaman apabila bertemu lebih dari 4 atau 5 orang, takut mengutarakan pendapat, takut penolakan dari lingkungan sosial, memilih berinteraksi ditempat-tempat tertutup dan sunyi.
No other version available