Art Original
Peran Dinas Lingkungan Hidup Dalam Upaya Pengurangan Dan Penghapusan Penggunaan Merkuri Pada Pertambangan Emas Berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 74 Tahun 2020 Di Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi
Penambangan emas di Kabupaten Kuantan Singingi telah menjadi masalah yang semakin kompleks, mengingat dampak negatif yang ditimbulkannya terhadap lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat. Meskipun Peraturan Bupati Nomor 74 Tahun 2020 tentang RAD-PPM telah diterbitkan, implementasi di lapangan masih menghadapi berbagai kendala. Aktivitas penambangan yang menggunakan merkuri secara ilegal masih berlangsung secara masif, yang berpotensi mencemari ekosistem alam, merusak kualitas air dan tanah, serta menimbulkan risiko kesehatan jangka panjang bagi masyarakat sekitar. Masalah pokok dalam penelitian ini peran Dinas Lingkungan Hidup dalam upaya pengurangan dan penghapusan penggunaan merkuri dalam kegiatan pertambangan emas dan kendala yang dihadapi Dinas Lingkungan Hidup dalam upaya pengurangan dan penghapusan penggunaan merkuri dalam kegiatan pertambangan emas. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum sosiologis, dengan pengumpulan data primer langsung di lapangan, sementara bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Sementara dilihat dari sifat penelitian penulis menggunakan deskriptif analisis. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan diketahui bahwa peranan Dinas Lingkungan Hidup sangat krusial di dalam RAD-PPM, namun peran penting itu belum maksimal karena beberapa faktor yakni lemahnya regulasi, minimnya anggaran, belum terkoordinasi stakeholder dengan baik serta terlalu luasnya kewenangan yang diberikan kepada DLH tanpa diikuti regulasi yang memadai khususnya dari segi teknis. Selain itu kendala yang dihadapi ialah dari sisi substansi hukum yakni regulasi yang berakibat tidak dapat diberikan sanksi pidana terhadap pelaku, lemahnya koordinasi lintas sektor dengan tidak adanya Satuan Tugas Khusus dan budaya hukum masyarakat yang bergantung pada kegiatan pertambangan tanpa mengetahui akibat yang ditimbulkan dari kegiatan tersebut, sehingga berdampak terhadap tidak efektifnya RAD-PPM di kabupaten Kuantan Singingi.
No other version available