Art Original
Rancang Bangun Alat Bantu Pemantau Tamu Bagi Penyandang Tunarungu Berbasis Internet Of Things
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun prototipe alat bantu pemantau tamu bagi penyandang tunarungu berbasis Internet of Things (IoT). Berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sekitar 15% populasi dunia atau sekitar 1 miliar orang adalah penyandang disabilitas. Di Indonesia, data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020 menunjukkan bahwa dari total populasi sebanyak 270.203.917 jiwa, terdapat 39.650.184 jiwa yang dikategorikan sebagai penyandang disabilitas dengan berbagai kondisi, termasuk gangguan pendengaran. Untuk mengatasi kesulitan penyandang tunarungu dalam mendeteksi kedatangan tamu, penelitian ini mengembangkan sistem pemantauan berbasis IoT yang terdiri dari bel pintu pintar dengan notifikasi ke bot Telegram dan gelang khusus untuk tunarungu yang memberikan notifikasi visual dan getaran. Sistem ini menggunakan komponen seperti ESP32-Cam, NodeMCU, sensor infrared, dan modul komunikasi RF. Pengujian dengan metode black box menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan notifikasi kedatangan tamu melalui pesan Telegram dan notifikasi gelang. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teknologi asistif untuk penyandang disabilitas, khususnya tunarungu, guna meningkatkan kemandirian dan keamanan mereka.
No other version available