Art Original
Minat Petani Terhadap Pemanfaatan Mesin Perontok Padi (power Thresher) Di Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Peningkatan produktivitas hasil pertanian memerlukan teknologi yaitu penggunaan alat dan mesin pertanian. Power Thresher merupakan alat yang berguna dalam proses perontokan padi. Penggunaan Power Thresher pada usahatai oleh petani disebabkan perbedaan adopsi teknologi. Banyak petani di Kabupaten Kampar yang tertarik untuk mengadopsi menggunakan alat ini dengan alasan seperti lebih mempercepat proses perontokan padi, menghemat tenaga kerja dan biaya dalam proses panen. Sedangkan petani yang memilih metode tradisional disebabkan karena keterbatasan sumberdaya serta pengetahuan terkait teknologi baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui karakteristik dan profil usahatani, (2) menganalisis usahatani padi oleh petani, (3) mengetahui pengaruh penggunaan Power Thresher terhadap produksi, biaya produksi dan pendapatan serta (4) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani terhadap penggunaan Power Thresher di Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Analisis statistik yang digunakan adalah statistik deskriptif untuk mengetahui karakteristik petani dan profil usahatani serta analisis usahatani. Analisis independent t-test untuk melihat perbedaan penggunaan Power Thresher dan non Power Thresher. Regresi binary logistik digunakan untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang diduga mempengaruhi minat petani terhadap penggunaan Power Thresher yaitu luas lahan, tingkat pendidikan, pengalaman usahatani dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan profil dan usahataninya, petani berusia produktif dengan tingkat pendidikan terakhir adalah SD, memiliki keluarga 1-2 jiwa dan pengalaman usahatani 9 tahun. Luas lahan padi sawah yang dikelola petani mayoritas kurang dari 1 ha, modal sendiri dan IP 2x setahun. Analisis usahatani menunjukkan bahwa biaya produksi pada petani pengguna Power Thresher lebih rendah, sedangkan produksi dan pendapatan usahatani lebih tinggi dibanding petani Non Power Thresher. Efisiensi usahatani padi dengan mengguankaan Power Thresher memiliki efisiensi (2,83) yang lebih tinggi dibandingkan dengan Non Power Thresher (2,31). Ini menunjukkan bahwa penggunaan alat mesin pertanian lebih efisien dalam menghasilkan output dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan. Berdasarkan uji t, terdapat perbedaan signifikan terhadap variabel produksi dan pendapatan pada petani pengguna Power Thresher dan non Power Thresher. Faktor yang mempengaruhi minat penggunaan Power Thresher pada petani di Kabupaten Kampar adalah tingkat pendidikan (X3) dan penggunaan tenaga kerja (X5). Adopsi teknologi pertanian modern sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani, sehingga perlu upaya untuk mengatasi hambatan yang dihadapi petani dalam adopsi teknologi baru.
No other version available