ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK
PIDANA PENGEROYOKAN DI WILAYAH HUKUM 
KEJAKSAAN NEGERI PEKANBARU
Bookmark Share

Art Original

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENGEROYOKAN DI WILAYAH HUKUM KEJAKSAAN NEGERI PEKANBARU

Viranda Eria - Personal Name; Selvi Harvia Santri - Personal Name;

Penegakan hukum terhadap tindak pidana pengeroyokan menjadi isu penting
dalam menciptakan ketertiban dan keamanan masyarakat di wilayah hukum
Kejaksaan Negeri Pekanbaru. Tindak pidana pengeroyokan yang diatur dalam Pasal
170 KUHP kerap terjadi dan menunjukkan lemahnya efektivitas penegakan hukum
di lapangan. Pengeroyokan, sebagai bentuk kekerasan kolektif, tidak hanya
menimbulkan kerugian fisik dan psikis bagi korban, tetapi juga berdampak terhadap
stabilitas sosial masyarakat. Oleh karena itu, penegakan hukum yang tegas dan
terstruktur sangat dibutuhkan guna menjamin perlindungan hak asasi manusia serta
meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem hukum.
Penelitian ini mengkaji dua permasalahan utama, yaitu pelaksanaan
penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana pengeroyokan dan hambatanhambatan
yang
dihadapi
dalam
proses
penegakan
hukum
oleh
kejaksaan,
di
wilayah

hukum
Kejaksaan
Negeri
Pekanbaru.

Metode penelitian yang digunakan adalah metode hukum empiris dengan
pendekatan studi lapangan. Data diperoleh dari wawancara dengan aparat penegak
hukum serta kajian literatur dan peraturan perundang-undangan yang relevan.
Penelitian ini bersifat deskriptif analitis, yang bertujuan untuk menggambarkan dan
menganalisis fakta-fakta yang terjadi di lapangan secara mendalam dan objektif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi antar-aparat penegak hukum
dalam pelaksanaan penegakan hukum masih kurang optimal. Lemahnya bukti,
minimnya partisipasi masyarakat, serta stigma negatif terhadap korban menjadi
hambatan utama dalam penanganan perkara. Kesulitan dalam membuktikan pelaku
tindak pidana menjadi hambatan pada proses penyidikan dan penuntutan. Faktorfaktor

tersebut mengakibatkan proses penegakan hukum terhadap tindak pidana
pengeroyokan belum maksimal dalam memberikan rasa keadilan dan perlindungan
kepada korban.


Availability
#
Ilmu Hukum (Fakultas Hukum) Hukum 340 Vir p
251393
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
-
Language
NPM
211010327
Publisher
Hukum : Universitas Islam Riau., 2025
Keyword(s)
Kata Kunci: Penegakan hukum, tindak pidana pengero
Other Information
Petugas
Furqan
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?