Art Original
Upaya Pelestarian Tradisi Mandi Mayang Masyarakat Banjar Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau
UPAYA PELESTARIAN TRADISI MANDI MAYANG MASYARAKAT BANJAR KECAMATAN KERITANG KABUPATEN INDRAGIRI HILIR PROVINSI RIAU PUTRI PIRNA SARI NPM : 186710405 Skripsi Studi Pendidikan Seni Pertunjukan. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Islam Riau. Dosen Pembimbing Laila Fitriah, S.Sn., M.A ABSTRAK Penelitian ini adalah bertujuan Untuk mengetahui Upaya Pelestarian Tradisi Mandi Mayang Masyarakat Banjar Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Teori yang peneliti gunakan yaitu teori Menurut Sedyawati (2015: 48) pelestarian dapat dibagi menjadi tiga aspek yaitu, perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis, dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumplan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Upaya Permanfaatan Tradisi Mandi Mayang Masyarakat Banjar Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau peneliti menemukan bahwa pemanfaatan tradisi mandi mayang ini yaitu selalu dilakukan pada prosesi ernikahan agar terus ada serta terjaga terutama kepada mereka yang memiliki keturnan langsung, bagi yang memiliki keturunan langsung meraka wajib melaksanakan mandi mayang ini. Upaya Pengembangan Tradisi Mandi Mayang Masyarakat Banjar Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau peneliti menemukan bahwa memberikan pemahaman lebih kepada generasi penerus, agar mereka dapat memahami tradisi budaya yang ada. Kemudian juga memberikan mereka pemahan simbolis dari seluruh prosesi, karena memang generasi penerus adalah kuncinya tradisi ini tetap ada dan terus dilestarikan nantinya. Kata Kunci: Upaya Pelestarian, Tradisi Mandi Mayang
No other version available