Art Original
Analisa Kestabilan Sheet Pile Dalam Menahan Daya Lateral Tanah Lereng Menggunakan Metode Elemen Hingga: Studi Kasus Pada Sungai Jalan Belimbing, Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Barat
Sungai meander merupakan jenis sungai yang memiliki alur berliku-liku, mirip huruf "S", yang terus berkembang akibat perpindahan aliran dan aktivitas erosi. Proses erosi ini terjadi pada bagian dinding kelokan sungai, sedangkan pada bagian lain terjadi pengendapan sedimen, membentuk gosong sungai. Sebagian besar sungai yang awalnya lurus akan mengalami belokan seiring waktu, yang disertai dengan pembentukan meander. Salah satu masalah yang timbul adalah kerusakan tebing sungai akibat gerusan air yang disebabkan oleh banjir dan arus sungai, yang dapat mengurangi stabilitas tebing. Penelitian ini dilakukan di sungai yang terletak di Jalan Belimbing, Desa Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, Provinsi Riau, di mana tebing sungai sering mengalami longsor akibat gerusan dan kondisi tanah yang tidak stabil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor keamanan lereng eksisting tanpa dan dengan perkuatan menggunakan sheet pile. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode FELLENIUS secara manual dan metode elemen hingga (MEH) perangkat lunak PLAXIS 2023 Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor keamanan lereng eksisting pada titik sondir 01 tanpa perkuatan sebesar 1,453, yang masih dalam keadaan stabil waspada (1,453 < 1,5). Setelah diberi perkuatan, faktor keamanan menurun menjadi 1,263, dengan konsolidasi tanah sebesar 3,237 meter. sedangkan pada titik sondir 02 tanpa perkuatan 1,358,yang masih dalam keadaan stabil waspadasa (1,358< 1,5).Setelah diberi perkuatan faktor keamanan naik menjadi 1,496 dengan konsolidasi 7279 meter. Faktor keamanan tersebut bisa terjadi karena faktor lapisan tanah dan terdapat galian di lokasi pengerjaan dan setelah itu diberi timbunan yang cukup besar yang membuat nilai Safety factor di kedua titik memiliki perbedaan yang mana di titik sondir 01 mengalami penurunan setelah di perkuat dan dititik sondir 02 mengalami kenaikan. Meskipun kondisi lereng relatif stabil, terdapat potensi risiko kelongsoran jika terjadi perubahan eksternal, seperti curah hujan tinggi atau gempa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa lereng tidak mengalami kegagalan atau keruntuhan, tetapi perlu perhatian terhadap kondisi eksternal yang dapat mempengaruhi stabilitasnya.
No other version available