Art Original
Pengaruh Persentase Ethylene Glycol Pada Coolant Radiator Terhadap Unjuk Kerja Mesin Bensin
Sistem pendinginan air (water cooling system) perpindahan panas pada sistem pendinginan air menggunakan radiator, agar mesin dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama adalah dengan cara menjaga temperatur mesin agar tetap pada temperatur normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persentase jenis ethylene glycol pada coolant radiator terhadap unjuk kerja mesin bensin, serta untuk memberikan pengaruh persentase ethylene glycol yang optimal. Pada penelitian ini, water coolant yang digunakan adalah jenis merek water coolant yang berbeda dengan putaran 1500 rpm, 2000 rpm dan 2300 rpm. Hasil nilai efektivitas radiator pada jenis coolant A lebih tinggi daripada coolant B, karena adanya pengaruh titik didih dari jenis coolant yang digunakan pada coolant radiator. Hasil nilai efektivitas radiator yang semakin tinggi akan berpengaruh pada pemakai bahan bakar, pemakai bahan bakar specific (Sfc) dan efisiensi thermal. karena semakin irit pemakaian bahan bakar akibat efektivitas radiator coolant A memungkinkan temperatur mesin lebih stabil sehingga pembakaran dalam ruang bakar yang lebih stabil yang berakibat pada nilai Efisiensi Thermal (?th). Jika mesin menggunakan coolant dengan nilai efektivitas radiator yang lebih tinggi maka akan menghasilkan nilai Efisiensi Thermal (?th) yang lebih tinggi sedangkan jenis coolant dengan nilai efisiensi yang lebih rendah cenderung menghasilkan Efisiensi Thermal (?th) yang lebih rendah
No other version available