Art Original
Pendidikan Karakter Pada Tari Joget Sonde Di Desa Sonde Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Meranti Provinsi Riau
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendidikan karakter yang terdapat dalam tari Joget Sonde di Desa Sonde Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Meranti Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pengumpulan data penelitian ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 5 orang yang terdiri dari 1 orang pemimpin budaya tari Joget Sonde, 1 orang sekretaris Desa Sonde, 1 orang penata rias tari Joget Sonde, dan 2 orang penari tari Joget Sonde. Tempat penelitian ini dilakukan di Desa Sonde Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Meranti Provinsi Riau. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori Yahya Khan (2010). Dari hasil temuan di lapangan, tari Joget Sonde ini bukan hanya sekedar tarian yang berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi tarian ini memiliki pendidikan karakter yang ada pada masyarakat di Desa Sonde. Adapun pendidikan karakter yang terdapat pada tari Joget Sonde adalah: pendidikan karakter berbasis nilai religius ada pada sejarah awal mula masuknya kepercayaan agama yang berpengaruh pada gerakan, busana dan alat musik, kemudian nilai budaya yang dapat ditemukan dalam gerakan, busana, lirik lagu, toleransi antar masyarakat, tokoh sejarah dan juga pemerintah. Nilai lingkungan yang dapat dilihat dari interaksi antara penari dengan penari, penari dengan masyarakat dan masyarakat dengan masyarakat luas, yang terakhir pengembangan potensi diri yang dimiliki oleh setiap individu yang bisa dilihat dari perkembangan kemampuan gerak, rasa tanggung jawab, kerja sama pada saat proses latihan dan juga kepercayaan diri pada saat penampilan tari Joget Sonde. Kata Kunci : Pendidikan, Karakter, Pendidikan Karakter, Tari Joget Sonde
No other version available