Art Original
Tinjauan Kriminologis Terhadap Kejahatan Kesusilaan Yang Dilakukan Oleh Anak Dalam Wilayah Hukum Polresta Pekanbaru
ABSTRAK Tinjauan kriminologis terhadap kejahatan kesusilaan yang dilakukan oleh anak merupakan suatu kajian yang mengupas kejahatan seksual dari sudut pandang kriminologi, yaitu ilmu yang mempelajari sebab-sebab kejahatan, pelaku, serta respons sosial terhadap tindak kriminal tersebut. Kejahatan kesusilaan yang melibatkan anak sebagai pelaku menjadi perhatian serius karena tidak hanya berdampak pada korban, tetapi juga menandakan adanya gangguan dalam proses tumbuh kembang dan pembentukan moral anak. Fenomena ini menjadi tantangan tersendiri bagi aparat penegak hukum, keluarga, serta masyarakat luas, khususnya di wilayah hukum Polresta Pekanbaru. Adapun permasalahan pokok didalam penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor kriminologis yang menyebabkan anak-anak melakukan tindak kesusilaan dengan fokus pada wilayah hukum Polresta Pekanbaru, serta merumuskan upaya penanggulangan yang dapat diterapkan agar anak pelaku tidak mengulangi perbuatannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum empiris atau empirical legal research dan pendekatan analisis kepustakaan sebagai data pendukung. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh langsung dari hasil wawancara dengan unit PPA Polresta Pekanbaru, serta pengumpulan data sekunder dari berbagai literatur dan peraturan Perundang-Undangan, serta sifat dari penelitian ini yaitu deskriptif analisis. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kejahatan kesusilaan oleh anak di Pekanbaru disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurangnya pengawasan orang tua, pergaulan bebas, akses terbuka terhadap konten pornografi, serta lemahnya pemahaman nilai agama dan moral. Sedangkan Upaya penaggulangan kejahatan yang dilakukan oleh anak di wilayah hukum Polresta Pekanbaru adalah dari pihak orangtua yaitu dengan cara lebih memperhatikan keseharian bahkan kegiatan anak sehari-hari, memberikan Pelajaran tentang agama guna memperkuat iman anak yang rentan terpengaruh oleh perkembangan zaman bahkan lingkungan sekitarnya, tidak memfasilitasi anak berlebihan seperti memberikan handphone yang canggih sehingga memicu anak dengan mudah mengakses mendapatkan video porno dan foto-foto vulgar.
No other version available