Art Original
ANALISIS PEMANFAATAN POTENSI AIR HUJAN DENGAN MENGGUNAKAN CISTERN SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER AIR UNTUK RUMAH TANGGA
Kebutuhan air yang semakin meningkat karena populasi manusia yang semakin banyak sedangkan sumber air yang sedikit karena kurangnya daerah tangkapan air. Optimalisasi penggunaan air dan daerah sumber tanggkapan air perlu dilakukan untuk menjaga kelestarian air tersebut. Salah satu cara untuk mewujudkan gagasan tersebut adalah dengan menerapkan konsep panen air hujan (Rainwater Harvesting). Terdapat beberapa cara pemanfaatan air hujan salah satunya menggunakan metode cistern. Cistern adalah penampungan air hujan di reservoir, kemudian mengumpulkannya untuk digunakan sebagai sumber air. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan melakukan pengumpulan data sekunder berupa data curah hujan. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan dengan tujuan mendapatkan kondisi atap. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa potensi air hujan yang dapat digunakan sebagai air bersih untuk skala rumah tangga menurut stasiun perhitungan curah hujan dari tahun 2019 sampai dengan 2023 memiliki curah hujan rata-rata pertahun yaitu 2665 mm/tahun. Hujan andalan dengan peluang terjadinya hujan 80% yaitu sebesar 1,9431 mm/bulan dengan ketersediaan air rerata perbulan 11.410 m3 /bulan. Kebutuhan air untuk skala rumah tangga dengan 5 penghuni rumah adalah 109.5 m3 /tahun instalasi penampungan air hujan yang digunakan sebagai alat pemanen air hujan adalah menggunakan beton bertulang dengan penempatan yang sesuai yatu pada bawah permukaan tanah dengan ukuran 1,5m x 1,5m x 1m untuk memenuhi 109.5 m3
No other version available