Art Original
Sistem Monitoring Kualitas Air Pada Akuarium Ikan Hias Berbasis Internet Of Things
Akuarium ikan hias memerlukan pemantauan kualitas air secara berkala untuk menjaga keseimbangan ekosistem yang optimal bagi kehidupan ikan dan organisme akuatik lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan kualitas air berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat memberikan informasi real-time mengenai parameter suhu, total dissolved solids (TDS), dan tingkat kekeruhan air. Sistem ini menggunakan sensor DS18B20 untuk mengukur suhu, sensor TDS untuk mendeteksi kadar zat terlarut, serta sensor turbidity untuk mengukur tingkat kekeruhan air, yang semuanya terhubung dengan mikrokontroler ESP32. Data dari sensor dikirim secara otomatis ke platform website monitoring dan aplikasi Telegram untuk memberikan notifikasi jika terjadi perubahan signifikan pada kualitas air. Pengujian sistem dilakukan melalui metode Black Box Testing untuk memastikan setiap fitur berjalan sesuai dengan rancangan, serta pengujian sensor untuk mengevaluasi akurasi dan stabilitas pengukuran. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor DS18B20 memiliki tingkat kesalahan rata-rata 2.16%, sensor TDS memiliki margin error 2.53%, dan sensor turbidity dapat mendeteksi perubahan kejernihan air dengan pola penurunan nilai NTU yang sesuai dengan kondisi air aktual. Selain itu, integrasi dengan IoT memungkinkan pemantauan secara realtime dan peringatan dini melalui notifikasi Telegram. Dengan hasil ini, sistem yang dirancang terbukti mampu meningkatkan efisiensi dalam pemantauan kualitas air akuarium, sehingga membantu pemilik akuarium dalam menjaga ekosistem air yang sehat secara lebih mudah dan akurat.
No other version available