Art Original
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENGGILINGAN PADI DI DESA MUKTI JAYA KECAMATAN RIMBA MELINTANG KABUPATEN ROKAN HILIR PROVINSI RIAU (STUDI KASUS USAHA MILIK BAPAK NONOK)
Beras merupakan salah satu komoditi hasil pertanian tanaman pangan yang sangat
strategis dan memiliki peran penting terhadap ketahanan pangan. Komoditi ini
menjadi sangat penting karena beras dalam jangka pendek sulit untuk di subtitusikan
dengan komoditi lain. Beras merupakan sumber utama karbohidrat dan protein,
baik diperkotaan maupun pedesaan. Kabupaten Rokan Hilir merupakan salah satu
kabupaten di Riau yang sebagian penduduknya menjadi petani. Tujuan pada
penelitian ini bertujuan untuk menganalisis 1). Karakteristik pengusaha dan profil
usaha penggilingan padi 2). Kelayakan non finansial usaha penggilingan padi 3).
Kelayakan finansial usaha penggilingan padi dan 4).Sensitivitas usaha penggilingan
padi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode studi kasus
pada usaha penggilingan padi usaha milik bapak Nonok. Penelitian dilakukan di
Desa Mukti Jaya Kecamatan Rimba Melintang Kabupaten Rokan Hilir Provinsi
Riau. Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan yang dimulai pada Desember 2023
– Mei 2024. Responden dalam penelitian ini yaitu bapak Nonok sebagai pemilik
usaha. Usaha yang dijadikan objek penelitian ini adalah pengusaha yang aktif dan
secara konsisten memproduksi beras. Data yang digunakan dalam penelitian ini
bersumber dari data primer dan data sekunder. Jenis data yang digunakan terdiri
dari data deskriptif kuantitatif dan kualitatif, analisis usaha kriteria investasi (Net
Present Value, Internal Rate of Return, Net B/C dan Payback Period) dan
Sensitivitas. Hasil penelitian ini menujukan bahwa pengusaha berumur produktif
dengan umur 33 tahun, lama Pendidikan 16 tahun atau sarjana (S1) dengan
pengalaman berusaha 5 tahun dan jumlah tanggungan keluarga 3 orang. Usaha
penggilingan padi ini termasuk usaha bersekala mikro, serta menggunakan
teknologi moderen. Kelayakan non finansial menunjukan bahwa berdasarkan aspek
teknis, aspek pasar dan pemasaran, aspek lingkungan, aspek manajemen layak
untuk dijalankan, sedangkan aspek hukum belum layak untuk dilakukan.
Selanjutnya hasil analisis kelayakan finansial menunjukan bahwa usaha
penggilingan padi layak karena memenuhi 4 kriteria investasi dengan nilai NPV
1.947.251.610 > 0, Net B/C 4.05 > 1, IRR 37% > tingkat suku bunga yang berlaku,
dan Payback Period 5 tahun 2 hari < umur usaha (15 tahun). Berdasarkan analisis
sensitivitas usaha penggilingan padi, yang lebih sensitive terhadap pada penurunan
harga jual dengan NPV 1.574.789.034 dengan persentase penurunannya yaitu
senilai 19,12%. Maka IRR menjadi 33%, dengan persentase penurunan yaitu
0,67%. Net B/C menjadi 3,40 dengan persentase penurunan yaitu 0,27% PP selama
6 tahun 1 hari.
No other version available