Text
Penggunaan Media Sosial Bagi Digital Native Di Tembilahan
Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah membentuk pola komunikasi dan partisipasi baru, terutama di kalangan digital native. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk partisipasi dan makna penggunaan media sosial oleh digital native dalam merespons isu sosial di ruang digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan lima informan berusia 15–34 tahun di Tembilahan, yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan bahwa digital native aktif menggunakan berbagai platform media sosial untuk hiburan, komunikasi, edukasi, hingga promosi. Informan juga menunjukkan keterlibatan dalam menanggapi isu-isu sosial seperti konten asusila, penipuan daring, investasi bodong, penghinaan terhadap pejabat publik, dan ASN Pemkab Inhil Foto Pamer Uang, Pj Sekda Ingatkan Bijak Bermedia Sosial. Meski demikian, partisipasi ini juga disertai tantangan seperti kecanduan digital dan rendahnya kesadaran etika bermedia. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi digital dan pemahaman hukum bagi digital native. Kata Kunci: Digital native, Media Sosial, Literasi Digital, Etika Digital.
No other version available