ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Makna Tradisi Mandi Mayang Masyarakatbanjar Di Desa Kotabaru Seberida, Kecamatankeritang, Kabupaten Indragiri Hilir
Bookmark Share

Art Original

Makna Tradisi Mandi Mayang Masyarakatbanjar Di Desa Kotabaru Seberida, Kecamatankeritang, Kabupaten Indragiri Hilir

Heta Arianto - Personal Name; eka fitri qurniawatiM - Personal Name;

Penelitian ini dilakukan untuk memahami dan mendeskripsikan makna dari tradisi Mandi Mayang yang merupakan salah satu upacara adat yang masih dilestarikan oleh masyarakat Banjar di Desa Kotabaru Seberida, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini di latar belakangi oleh kebiasaan Masyarakat di desa kotabaru seberida yang masih mengikuti atau memperingati tradisi mandi mayang,khususnya yang berasal dari suku banjar. Teori yang digunakan untuk mendeskripsikan penelitian ini yaitu teori interaksi simbolik yang dikemukan oleh George Herbert Mead, Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna-makna yang terkandung dalam pelaksanaan tradisi ini dari segi spiritual, sosial, dan budaya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan makna dari setiap prosesi yang di lakukan dan di laksanakan di dalam tradisi mandi mayang suku banjar, Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan tokoh adat, dan dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masyarakat di desa kotabaru seberida masih melaksanakan kegiatan prosesi mandi mayang sebelum melakukan pernikahan ,Mandi Mayang memiliki nilai simbolis sebagai sarana penyucian diri, perlindungan dari malapetaka, dan penghormatan kepada leluhur, dan mandi suci yang di anggap sebagai penolak bala, Tradisi ini juga berfungsi sebagai media pewarisan nilai-nilai budaya dan penguatan identitas etnik Banjar di tengah masyarakat yang semakin heterogen. Keberlangsungan tradisi ini mencerminkan upaya masyarakat untuk mempertahankan kearifan lokal sebagai bagian penting dalam kehidupan mereka.Kata Kunci : Tradisi Mandi Mayang, Masyarakat Banjar, Makna Budaya, Kearifan Lokal,Interaksi Simbolik.


Availability
#
Ilmu Komunikasi (Fakultas Kominikasi) Komunikas i307.12 Het m
252214
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Komunikas i307.12 Het m
Language
Indonesia
NPM
219110107
Publisher
Ilmu Komunikasi : Universitas Islam Riau., 2025
Keyword(s)
Tradisi Mandi Mayang
Makna Budaya
,Interaksi Simbolik.
Other Information
Petugas
Ayu Agustina
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?