Art Original
PENGARUH RELIGIOSITAS DAN KESABARAN TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA MAHASISWA MUSLIM YANG MERANTAU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh religiositas dan kesabaran
terhadap psychological well-being pada mahasiswa rantau. Mahasiswa rantau kerap
menghadapi tekanan akademik, keterbatasan dukungan sosial, dan kesulitan
adaptasi, yang dapat memengaruhi psychological well-being mereka. Dalam hal ini,
religiositas dan kesabaran dipandang sebagai faktor protektif yang mendukung
ketahanan mental. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
metode survei. Sampel terdiri dari 253 mahasiswa rantau Fakultas Psikologi
Universitas Islam Riau yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen
yang digunakan mencakup skala religiositas (4-BDRS), skala kesabaran (ThreeFactor
Patience
Scale),
dan
skala
psychological
well-being
berdasarkan
teori
Ryff.
Analisis
data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM)
berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan Smart-PLS 3.0. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa religiositas berpengaruh positif dan signifikan
terhadap psychological well-being sebesar 0,298, T = 5,957, P < 0,001, begitu pula
kesabaran sebesar 0,455, T= 9,527, P < 0,001. Nilai R sebesar 0,389 menunjukkan
bahwa kedua variabel tersebut secara bersama-sama menjelaskan 38,9% variansi
psychological well-being. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa rantau
dengan tingkat religiositas dan kesabaran tinggi cenderung memiliki psychological
well-being yang lebih baik. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam
pengembangan program pembinaan karakter dan spiritual mahasiswa.
No other version available