Art Original
ANALISIS PENGARUH pH TANIN KULIT BUAH RAMBUTAN BINJAI TERHADAP LAJU KOROSI PADA PIPA FLOWLINE SUMUR MIGAS
Korosi pada pipa flowline sumur migas menjadi masalah serius yang dapat mengganggu proses produksi. Penggunaan inhibitor korosi berbasis bahan kimia sintetis sering menimbulkan dampak lingkungan yang merugikan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas ekstrak kulit buah rambutan binjai sebagai inhibitor korosi alami pada berbagai variasi pH yaitu pH 9, 10, 11, dan 12 dengan metode weight gain selama 24 jam pada suhu ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah rambutan binjai mampu menurunkan laju korosi pada seluruh variasi pH dengan efisiensi tertinggi 19,03% pada pH 9 dan efisiensi terendah 15,45% pada pH 12. Efektivitas inhibitor menurun seiring meningkatnya pH karena degradasi senyawa tanin dan penurunan kemampuan adsorpsi pada permukaan logam. Penelitian ini membuktikan potensi ekstrak kulit buah rambutan binjai sebagai inhibitor korosi organik yang ramah lingkungan dan ekonomis untuk aplikasi industri minyak dan gas.
No other version available