Art Original
Perbandingan motivasi belajar siswa berdasarkan jam belajar pada mata pelajaran matematika di SMP Taruna Islam
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai perbandingan motivasi belajar berdasarkan jam belajar pada mata pelajaran matematika. Terdapat 6 indikator motivasi belajar, meliputi : 1) memiliki hasrat dan keinginan untuk berhasil, 2) memiliki dorongan dan kebutuhan saat belajar, 3) memiliki harapan dan cita–cita untuk masa depan, 4) memiliki penghargaan dalam belajar, 5) memiliki kegiatan menarik pada saat belajar, 6) memiliki lingkungan belajar yang kondusif. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif. Jumlah responden sebanyak 40 siswa, dengan teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakan angket berbentuk skala likert. Untuk mengukur motivasi belajar siswa di SMP Taruna Islam Pekanbaru. Data di analisis dengan menggunakan teknik analisis statistika inferensial, yaitu uji normalitas, uji homogenitas varians, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata–rata motivasi belajar siswa untuk jam belajar pagi adalah 95,15 sementara untuk jam belajar siang hari adalah 89,45. Dari penelitian ini, berdasarkan hasil kuesioner (angket) yang telah diberikan kepada 40 responden di SMP Taruna Islam pada kelas VII A dan VII B, penelitian ini memberikan jawaban bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada motivasi belajar siswa yang belajar matematika pada pagi hari ataupun pada siswa yang belajar matematika di siang hari. Tidak adanya perbedaan yang signifikan pada motivasi belajar siswa yang belajar matematika pada pagi hari dan siang hari dibuktikan dengan uji t pada SPSS For Windows. Nilai Signifikansi Variabel jam belajar (Y1) terhadap Motivasi belajar (Y2) mendapat nilai sebesar 0,099 sehingga lebih besar dari 0,05 (berdasarkan rumus Uji T dengan tingkat kepercayaan 95% atau taraf signifikansi sebesar 5%). Berdasarkan uji independent sample t test diperoleh nilai t hitung sebesar 1,693, dan t tabel df = 38 untuk taraf signifikansi 0,025 yaitu 2,024. Artinya Hipotesis Nol (H_0) dalam penelitian ini diterima dan H_1ditolak.
No other version available