Art Original
Tindak Tutur Ekspresif Dalam Kolom Komentar Akun Instagram Gibran Rakabuming Raka
Kajian terhadap tindak tutur ekspresif dalam kolom komentar akun Instagram Gibran Rakabuming Raka menjadi penting untuk beberapa alasan. Pertama, untuk memahami bagaimana masyarakat menggunakan bahasa sebagai sarana ekspresi emosional dan sikap terhadap figur publik. Kedua, untuk mengungkap dinamika komunikasi politik digital dalam konteks masyarakat Indonesia yang semakin aktif secara daring. Ketiga, untuk memperkaya khazanah studi pragmatik modern dengan mengkaji penggunaan bahasa dalam lingkungan media sosial yang khas dan penuh kreativitas. Fenomena ini menunjukkan bagaimana bahasa dalam media sosial tidak sekadar menjadi alat komunikasi, tetapi juga menjadi instrumen ekspresi sosial, politik, dan budaya. Analisis terhadap tindak tutur ekspresif dalam konteks ini dapat mengungkap dinamika persepsi publik terhadap figur politik serta pola penggunaan bahasa dalam menyampaikan emosi dan opini secara digital. Bagaimana fungsi tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam kolom komentar akun Instagram Gibran Rakabuming Raka? Penelitian ini bertujuan Mendeskripsikan fungsi tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam kolom komentar akun Instagram Gibran Rakabuming Raka. Fokus kajian terletak pada bagaimana masyarakat mengekspresikan sikap psikologis mereka melalui bahasa tulis digital di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Data diambil dari salah satu unggahan Gibran pada tanggal 6 Mei 2025, yang memperoleh 1.239 komentar, dan dipilih secara purposif sebanyak 33 komentar yang relevan. Teori utama yang digunakan adalah teori tindak tutur dari Searle (1979), khususnya kategori ekspresif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam bentuk utama tindak tutur ekspresif dalam komentar, yaitu: memuji, memberi selamat, berterima kasih, menyalahkan, meminta maaf, dan menyampaikan empati. Tindak tutur memuji dan memberi selamat mendominasi temuan data, menunjukkan adanya kecenderungan positif publik terhadap tokoh politik tersebut. Dalam ruang digital, ekspresi emosional ini tidak hanya disampaikan melalui pilihan kata, tetapi juga melalui gaya penulisan seperti huruf kapital, tanda baca, dan penggunaan simbol tertentu. Berdasarkan analisis komentar di akun Instagram Gibran Rakabuming Raka, ditemukan beberapa jenis utama: ekspresif memuji, memberi selamat, meminta maaf, menyalahkan, dan berharap. Ekspresif memuji dan memberi selamat berfungsi menunjukkan apresiasi dan dukungan publik, sedangkan ekspresif menyalahkan dan mengkritik menunjukkan bentuk ketidakpuasan atau kekecewaan. Sementara itu, ekspresif berharap mencerminkan ekspektasi positif masyarakat terhadap kebijakan tokoh publik. Bentuk-bentuk ini memperlihatkan bahwa media sosial telah menjadi ruang penting bagi masyarakat dalam menyampaikan sikap emosional terhadap pemimpinnya secara langsung, yang memiliki pengaruh besar dalam membentuk citra dan legitimasi tokoh politik di era digital.
No other version available