Art Original
Ketersediaan Ruang Parkir Sebagai Prasarana Penunjang Objek Wisata Istana Siak
Istana Siak Asserayah Al Hasyimiah merupakan ikon pariwisata sejarah di Kabupaten Siak yang mengalami peningkatan jumlah wisatawan secara signifikan dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebutuhan ruang parkir di kawasan wisata Istana Siak Asserayah Al Hasyimiah sebagai salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Siak. Pasca pandemi COVID-19, jumlah kunjungan wisatawan menunjukkan tren peningkatan signifikan. Berdasarkan data BPS, pada tahun 2022 tercatat 478.530 kunjungan, naik menjadi 997.938 kunjungan (domestik dan mancanegara) pada 2023, dan terus meningkat menjadi 1.004.500 kunjungan pada 2024. Lonjakan ini berdampak langsung terhadap kebutuhan sarana penunjang, khususnya lahan parkir yang memadai untuk menunjang kenyamanan dan kelancaran aktivitas wisata. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi lapangan, perhitungan kebutuhan ruang parkir berdasarkan volume kendaraan, dan evaluasi terhadap ketersediaan fasilitas eksisting. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebutuhan ruang parkir saat puncak kunjungan belum terpenuhi secara optimal. Area parkir utama di samping Istana Siak memiliki luas ±3.000 m² dan dapat menampung sekitar 150 kendaraan roda empat, sementara kebutuhan teoritisnya mencapai 400 kendaraan. Parkir roda dua di Taman Sungai Jantan memiliki kapasitas 150 unit, padahal kebutuhan berdasarkan standar SRP mencapai lebih dari 800 unit. Ketidaksesuaian ini menyebabkan terjadinya parkir liar di trotoar, badan jalan, dan halaman rumah warga, yang berdampak pada kemacetan dan menurunkan kualitas pelayanan wisata. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lahan parkir baru, manajemen perparkiran berbasis zona, serta optimalisasi fungsi lahan eksisting agar dapat mendukung kelancaran aktivitas pariwisata dan meningkatkan kenyamanan pengunjung.
No other version available