Art Original
PENYAJIAN TARI KAKI ANGGAU DI SANGGAR MAHLIGAI KABUPATEN SIAK PROVINSI RIAU
Penelitian ini adalah bertujuan Untuk mengetahui Penyajian Tari Kaki Anggau di Sanggar Mahligai Kecamatan Siak Kabupaten Siak Provinsi Riau. Teori yang peneliti gunakan yaitu teori Menurut Soedarsono (1977:40) Ada cukup banyak elemen-elemen komposisi tari yang harus diketahui yaitu: gerak tari, desain lantai, desain musik, desain dramatik, dinamika, koreografi kelompok, tema, rias, kostum, properti, pementasan, tata lampu dan penonton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis, dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumplan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat 7 ragam macam gerak yang terdapat pada gerak, gerak kaki anggau, gerak selfie, gerak zapin, gerak mengepel, gerak bermain meriam, gerak step, dan gerak memancing. Musik yang digunakan biasanya musik recording dalam bentuk MP3. Alat musik yang digunakan, mulai dari tambor, triangle, kentongan, gambus, biola, accordion. Desain dramatik yang digunakan desain dramatik ganda. Dinamika pada tari ini menggunakan tiga level, dari rendah, sedang dan juga tinggi. Koreografi kelompok yaitu serempak, bergantian dan juga selang seling, berimbang dan terpecah. Tempat pertunjukan ditampilkan pada tempat yang cakupannya luas. Tema yang digunakan permainan tradisional masyarakat Siak. Busana yang digunakan, penari laki-laki menggunakan tanjak dan juga songket, penari wanita menggunakan kebaya dan juga rok serta ikat pinggang dan untuk kepalanya menggunakan sunting kecil yang sederhana serta bunga. Rias yang digunakan sederhana tidak ada bagian yang ditegaskan. Properti yang diguakan yaitu kaki anggau. Cahaya yang digunakan jika di ruang terbuka hanya menggunakan cahaya matahari langsung, sedangkan diruang tertutup biasanya menggunakan warna terang putih kekuningan.
No other version available