Art Original
Pengaruh Jarak Tembaga Rotor Distributor Pengapian Yang Telah Dimodifikasi Terhadap Kinerja Mesin Bensin Empat Silinder
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jarak tembaga rotor distributor pengapian yang telah dimodifikasi terhadap kinerja mesin bensin empat silinder. Modifikasi ini dilakukan sebagai alternatif peningkatan performa tanpa harus mengganti komponen utama mesin. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan mesin Toyota Kijang 4K sebagai objek uji. Variasi jarak rotor yang diuji meliputi rotor standar, 10 mm, 15 mm, 20 mm, 25 mm, dan 30 mm. Parameter pengujian meliputi daya poros efektif (Ne), tekanan efektif rata-rata (Pe), pemakaian bahan bakar (mf), konsumsi bahan bakar spesifik (Be), efisiensi volumetrik (?v), dan efisiensi termal (?th). Hasil pengujian menunjukkan bahwa modifikasi jarak rotor berpengaruh nyata terhadap kinerja mesin. Jarak rotor 20 mm menghasilkan efisiensi termal tertinggi yaitu 0,799 atau 79,9%, dan konsumsi bahan bakar spesifik paling rendah sebesar 0,102 kg/kWh, menunjukkan efisiensi penggunaan bahan bakar yang optimal. Sementara itu, jarak rotor yang terlalu panjang cenderung meningkatkan konsumsi bahan bakar dan menurunkan efisiensi. Berdasarkan hasil ini, disimpulkan bahwa modifikasi jarak rotor distributor dapat menjadi solusi praktis dalam meningkatkan performa mesin bensin konvensional, khususnya pada kendaraan dengan sistem pengapian konvensional. Rekomendasi untuk penelitian lanjutan adalah menguji efek modifikasi ini terhadap emisi gas buang dan penggunaan bahan bakar alternatif.
No other version available